Walikota Neni Sentil Lurah dan Camat Mangkir Rapat Paripurna: “Lagu Lama, Harus Dievaluasi”

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bontang, Neni Moerniaeni. (Dok. Istimewa/Humas Sekretariat DPRD Bontang)

Walikota Bontang, Neni Moerniaeni. (Dok. Istimewa/Humas Sekretariat DPRD Bontang)

IKNNews.co, Bontang – Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, melontarkan teguran keras terhadap para lurah dan camat yang tidak hadir dalam Rapat Paripurna ke-9 Masa Sidang III DPRD Bontang, Senin (23/6/2025).

Dalam forum resmi itu, Neni menyoroti kebiasaan abai terhadap kewajiban menghadiri sidang dewan.

“Sekarang ini lurah-lurah, camat-camat juga ini. Evaluasi itu yang tidak hadir. Sudah kebiasaan, lagu lama. Setiap paripurna tidak hadir,” kata Neni saat memberikan sambutan.

Baca Juga :  Disdukcapil Bontang Luncurkan Program Belasungkawa, Jemput Bola Terbitkan Akta Kematian

Menurutnya, perilaku seperti ini mencerminkan kurangnya rasa tanggung jawab dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai aparatur wilayah. Ia menekankan bahwa kehadiran dalam paripurna bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari memahami arah kebijakan daerah.

“Kalau dulu boleh seperti itu. Kalau sekarang, Bapak Ibu sekalian harus punya rasa tanggung jawab. Bagaimana memikirkan APBD, bagaimana program-program ini bisa dinikmati oleh masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur SDK Dorong Reforma Agraria di Sulbar saat Rapat Rakorwal

Neni menilai, ketidakhadiran lurah dan camat dalam forum resmi berpotensi menimbulkan ketimpangan informasi dan lemahnya koordinasi dalam pelaksanaan program pemerintah. Ia meminta evaluasi terhadap pejabat wilayah yang tidak menunjukkan komitmen.

Redaksi

Loading

Berita Terkait

Hasanuddin Tegaskan IKN Masih Sah, Minta Polemik Pemindahan Ibu Kota Jangan Bersandar Asumsi
Insiden Bendera di Malintang Jae, Cerminan Lemahnya Pemahaman Aparatur tentang Aturan Kenegaraan
Disdukcapil Bontang Luncurkan Program Belasungkawa, Jemput Bola Terbitkan Akta Kematian
574 CPNS OIKN Resmi Bertugas, Perkuat SDM Menuju IKN sebagai Kota Pemerintahan Masa Depan
Pemkab PPU Dorong Kolaborasi Strategis dengan Badan Bank Tanah, Menuju “Segitiga Emas” Baru di Kalimantan Timur
Antisipasi Praktik Backing Peredaran Miras, DMPTSP Bontang Libatkan Aparat Penegak Hukum Dalam Tim Terpadu
Gubernur Sumut Bobby Nasution Siap Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Proyek Jalan
Pemkot Bontang Bakal Adakan Car Free Night dan Wisata Belanja 
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:51 WITA

Hasanuddin Tegaskan IKN Masih Sah, Minta Polemik Pemindahan Ibu Kota Jangan Bersandar Asumsi

Selasa, 22 Juli 2025 - 23:46 WITA

Insiden Bendera di Malintang Jae, Cerminan Lemahnya Pemahaman Aparatur tentang Aturan Kenegaraan

Kamis, 17 Juli 2025 - 12:49 WITA

Disdukcapil Bontang Luncurkan Program Belasungkawa, Jemput Bola Terbitkan Akta Kematian

Sabtu, 5 Juli 2025 - 01:03 WITA

574 CPNS OIKN Resmi Bertugas, Perkuat SDM Menuju IKN sebagai Kota Pemerintahan Masa Depan

Sabtu, 5 Juli 2025 - 00:39 WITA

Pemkab PPU Dorong Kolaborasi Strategis dengan Badan Bank Tanah, Menuju “Segitiga Emas” Baru di Kalimantan Timur

Jumat, 4 Juli 2025 - 15:08 WITA

Antisipasi Praktik Backing Peredaran Miras, DMPTSP Bontang Libatkan Aparat Penegak Hukum Dalam Tim Terpadu

Selasa, 1 Juli 2025 - 09:19 WITA

Gubernur Sumut Bobby Nasution Siap Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Proyek Jalan

Jumat, 27 Juni 2025 - 17:14 WITA

Pemkot Bontang Bakal Adakan Car Free Night dan Wisata Belanja 

Berita Terbaru