Wali Kota Neni Minta CSR Perusahaan Jadi Penopang Pembangunan di Tengah Keterbatasan APBD

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 16:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni

IKNNews.co, Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh menjadi alasan pembangunan terhambat. Untuk itu, ia mendorong optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sebagai penopang pembangunan kota.

Menurut dia, kondisi fiskal daerah kini semakin menantang, terlebih setelah adanya penurunan dana transfer dari pemerintah pusat. Meski begitu, Pemkot tetap berkomitmen menjalankan program pro rakyat tanpa mengurangi perhatian terhadap kesejahteraan pegawai.

Baca Juga :  Satpol PP Kutim Perketat Pengawasan Pelajar Berkeliaran, Operasi Dimulai 2026

“APBD memang menurun, tapi pembangunan tidak boleh berhenti. CSR harus disinergikan dengan program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Ia menegaskan bahwa CSR perusahaan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi dengan pemerintah. Sinergi yang baik akan menghasilkan program yang lebih terarah, berkelanjutan, dan menyentuh kebutuhan prioritas warga Bontang.

“Kalau selaras dengan arah kebijakan daerah, dampaknya akan lebih besar. Ini bukan sekadar menutup kekurangan anggaran, tapi memperkuat peran dunia usaha dalam pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga :  Agus Haris Tekankan Hubungan Industrial Harmonis, Pemkot Dorong Perlindungan Hak Pekerja

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pola kolaborasi ini harus menjadi budaya baru dalam pembangunan kota. Dengan keterlibatan perusahaan, pemerintah, dan masyarakat secara bersama-sama, program pembangunan akan lebih efektif sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan sosial.

“Insyaallah meski fiskal kita terbatas, Pemkot tetap menjaga komitmen kepada masyarakat. Dengan dukungan perusahaan, kita bisa mempercepat pembangunan,” tuturnya. (Ra)

Loading

Berita Terkait

Disdukcapil Bontang Ikuti Sosialisasi dan Aktivasi Coretax DJP untuk Persiapan Laporan SPT 2025
Disdukcapil Bontang Raih Juara 3 Lomba e-Reporting DWP Kota Bontang
Disdukcapil Bontang Raih Juara 1 Perangkat Daerah Terinovatif di Bontang Innovation Award 2025
Jalan Poros Kaliorang Dikebut, Akses Terbuka, Ekonomi Mulai Bergerak
Kutim Siapkan Produk Transmigrasi untuk Ekspor: Pisang Kalbana dan Sambal Nanas Digaungkan
Birokrasi Dibuka Lebar: Camat Sangatta Utara Dorong Pelayanan Digital Tanpa Sekat
Pisang Kaliorang Bangkit Lagi, Pemerintah Kecamatan Bidik Jalan Pulang ke Pasar Ekspor
Lapangan Tenis Bukit Pelangi Memanas, Turnamen Tenis Bupati Open Cup 2025 Resmi Bergulir
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:22 WITA

Disdukcapil Bontang Ikuti Sosialisasi dan Aktivasi Coretax DJP untuk Persiapan Laporan SPT 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:17 WITA

Disdukcapil Bontang Raih Juara 3 Lomba e-Reporting DWP Kota Bontang

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:20 WITA

Disdukcapil Bontang Raih Juara 1 Perangkat Daerah Terinovatif di Bontang Innovation Award 2025

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:42 WITA

Jalan Poros Kaliorang Dikebut, Akses Terbuka, Ekonomi Mulai Bergerak

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:27 WITA

Kutim Siapkan Produk Transmigrasi untuk Ekspor: Pisang Kalbana dan Sambal Nanas Digaungkan

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:47 WITA

Pisang Kaliorang Bangkit Lagi, Pemerintah Kecamatan Bidik Jalan Pulang ke Pasar Ekspor

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:07 WITA

Lapangan Tenis Bukit Pelangi Memanas, Turnamen Tenis Bupati Open Cup 2025 Resmi Bergulir

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:37 WITA

Dinas Pertanahan Kutim Siapkan Lokasi TPST Sangatta, Realisasi Menunggu Ketersediaan Anggaran

Berita Terbaru