IKNNews.co, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat akses pangan murah bagi masyarakat, terutama menjelang akhir tahun ketika sejumlah komoditas pangan berpotensi mengalami kenaikan.
Melalui koordinasi lintas sektor, program pangan murah kembali digelar di beberapa kecamatan, termasuk Rantau Pulung, Teluk Pandan, dan Sangatta.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim, Nora Ramadani, menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini merupakan upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah.
Menurutnya, pemilihan kecamatan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kemudahan distribusi.
“Kami fokus lebih dulu pada kecamatan yang paling dekat agar distribusi barang berjalan cepat dan lancar dan langkah ini untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan pangan dengan harga terjangkau,” ujar Nora.
Ia menegaskan bahwa tahun depan program pangan murah tetap berjalan meskipun alokasi anggaran mengalami pemangkasan hingga 50 persen.
Pemkab Kutim akan mengutamakan wilayah yang paling membutuhkan agar efektivitas program tetap terjaga.
“Meski anggaran berkurang, program ini tidak boleh berhenti, kami tetap jalankan dengan pola prioritas agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kini dilakukan melalui pedagang pasar, sesuai aturan Kementerian Perdagangan.
Untuk itu, Disperindag bekerja sama dengan Bulog dalam menjaring pedagang yang bersedia menjual SPHP dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp65.000 per 5 kilogram.
Hingga saat ini, sudah ada sekitar 10 hingga 11 pedagang yang terlibat dalam penyaluran SPHP di beberapa pasar rakyat.
Pemerintah berharap jumlah tersebut bertambah seiring meningkatnya permintaan.
Meski demikian, sejumlah masyarakat masih mengeluhkan kualitas beras SPHP, mulai dari tekstur cepat menguning hingga ditemukan kutu dalam beberapa kemasan.
Keluhan tersebut telah disampaikan kepada pihak Bulog agar dilakukan perbaikan kualitas.
Dengan kolaborasi yang semakin diperkuat dan pengawasan yang ditingkatkan, Pemerintah Kabupaten Kutim berharap upaya stabilisasi harga pangan dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak keluarga.(ADV)
![]()










