IKNNews.co, Bontang – Upaya pemeriksaan HIV di Kota Bontang masih jauh dari target. Hingga Agustus 2025, baru 3.060 orang yang menjalani tes, atau sekitar 55 persen dari target tahunan 5.573 orang. Dari jumlah tersebut, 20 orang terkonfirmasi positif.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, Bahtiar Mabe, mengatakan capaian sementara ini belum ideal. Dengan sisa waktu empat bulan menuju akhir tahun, pihaknya menyiapkan strategi percepatan agar target bisa tercapai.
“Deteksi dini sangat penting, karena semakin cepat diketahui statusnya, semakin besar peluang untuk ditangani,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).
Pemeriksaan difokuskan kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, penderita tuberkulosis paru, pasien infeksi menular seksual (IMS), pekerja seks, waria, gay, serta warga binaan pemasyarakatan. Namun, Bahtiar mengingatkan bahwa HIV bisa menular ke siapa saja sehingga masyarakat umum juga dianjurkan untuk ikut tes.
Tahun 2024 lalu, Bontang berhasil melampaui target nasional. Dari target 5.574 orang, sebanyak 7.537 orang menjalani tes. Hasilnya, ditemukan 65 kasus positif HIV, dengan lima orang di antaranya meninggal dunia.
Menurut Bahtiar, pengalaman tahun lalu menunjukkan bahwa pencapaian target bukan hal yang mustahil. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan HIV bukan sekadar mengejar angka, melainkan langkah krusial untuk menekan penularan dan menyelamatkan lebih banyak nyawa. (Ra)
![]()










