IKNNews.co, Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar Pre-Construction Meeting (PCM) terintegrasi untuk sejumlah paket pekerjaan utama di Kawasan IKN. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh pihak terkait rencana kerja, tantangan, dan mitigasi pelaksanaan proyek sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Dua paket menjadi fokus utama PCM kali ini. Pertama, Penataan Kawasan Sepaku, mencakup pembangunan dua bangunan dan kawasan Pasar Sepaku, penataan koridor sepanjang 1,5 km dari SDN 004 Sepaku hingga SD IT Ma’arif, serta pembangunan 10 pos pengamanan di wilayah deliniasi IKN.
Kedua, Penataan Kawasan Olahraga dan Ruang Terbuka Hijau yang meliputi pembangunan orchid garden, rehabilitasi area glamping di KIPP 1A, pembangunan Pusat Riset Wanagama, dan infrastruktur PSSI di KIPP 1B. Seluruh pekerjaan dibiayai APBN Tahun Anggaran 2025.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam manajemen konstruksi. Ia menyebut pembangunan harus memperhatikan kebersihan, estetika, serta keberlanjutan lingkungan. Basuki menyatakan akan menindak tegas penyedia jasa yang tidak menjaga kebersihan area konstruksi.
“Saya akan hentikan batching plant yang mengotori jalan. Supaya penyedia jasa tahu kita serius,” tegasnya dalam arahannya, Jumat (4/7/2025).
Basuki juga menyoroti kendaraan pengangkut material konstruksi yang tidak ditutup terpal, serta kondisi jalur ke IKN seperti tanjakan Polewali yang kerap kotor akibat tumpahan material.
Di bidang lanskap, ia mengkritik metode penanaman pohon yang tidak tepat. Beberapa pohon masih dibungkus karung, menyebabkan akar tidak tumbuh optimal. Ia meminta agar penanaman diperbaiki demi menciptakan kawasan hijau yang rimbun dan berkelanjutan.
“Jangan campurkan tanaman yang membutuhkan banyak air dengan yang tidak. Itu harus disesuaikan,” ujarnya.
Basuki menambahkan bahwa proyek-proyek besar lainnya segera menyusul, termasuk 15 proyek multi-tahun seperti pembangunan gedung yudikatif, legislatif, dan infrastruktur kawasan. Ia meminta agar pekerjaan tahap ini diselesaikan tepat waktu karena akan menjadi landasan untuk pembangunan berikutnya.
“Yang paket-paket ini hanya sampai Desember. Jangan mengulur-ulur waktu,” tegasnya.
Penulis: Ilen Nurani
Editor: Re
![]()










