Kutim Mantapkan Wajar 13 Tahun, Bupati Ardiansyah Tegaskan Daerah Siap Jalankan Program

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 16:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IKNNews.co, Kutai Timur – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, memastikan bahwa daerahnya siap menerapkan program Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Kebijakan ini menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini.

“Saya minta Dinas Pendidikan segera siapkan Peraturan Bupati (Perbub) Wajib Belajar 13 Tahun, karena kita sudah siap untuk melaksanakan program itu,” ujar Ardiansyah di Royal Victoria Hotel, Jumat (21/11/2025).

Bupati menjelaskan bahwa kesiapan Kutim didukung oleh fakta bahwa hampir seluruh desa telah memiliki satuan pendidikan setara Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Baca Juga :  Wali Kota Bontang Tanam Anggrek, Simbol Sinergi Pembangunan Berkelanjutan Antar Kota Kalimantan

Infrastruktur ini menjadi modal kuat untuk memastikan pelaksanaan Wajar 13 Tahun berjalan efektif.

“Seluruh wilayah, terutama masing-masing desa, sudah memiliki PAUD. Terlebih lagi sudah mendapatkan penghargaan Duta Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak),” tuturnya.

Disdik Kutim diarahkan untuk mempercepat penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) Wajib Belajar 13 Tahun sebagai kerangka hukum utama.

Penyusunan naskah akademik, pemetaan fasilitas, dan pendataan tenaga pendidik menjadi langkah prioritas agar implementasi berjalan merata.

Baca Juga :  Baru Menjabat Kejari Bontang Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ganja Ratusan Gram

Dalam prosesnya, pemerintah juga melibatkan pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai kecamatan untuk memastikan bahwa kondisi lapangan tercakup dalam perumusan kebijakan.

Keterlibatan lintas sektor dianggap penting agar regulasi yang dihasilkan sesuai kebutuhan dan tantangan di lapangan.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab Kutim menegaskan kesiapan untuk menjadi salah satu daerah yang lebih awal menjalankan program Wajar 13 Tahun.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat memperkuat kualitas pendidikan sejak usia dini dan melahirkan generasi Kutim yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.(ADV)

Loading

Berita Terkait

Disdukcapil Bontang Ikuti Sosialisasi dan Aktivasi Coretax DJP untuk Persiapan Laporan SPT 2025
Disdukcapil Bontang Raih Juara 3 Lomba e-Reporting DWP Kota Bontang
Disdukcapil Bontang Raih Juara 1 Perangkat Daerah Terinovatif di Bontang Innovation Award 2025
Jalan Poros Kaliorang Dikebut, Akses Terbuka, Ekonomi Mulai Bergerak
Kutim Siapkan Produk Transmigrasi untuk Ekspor: Pisang Kalbana dan Sambal Nanas Digaungkan
Birokrasi Dibuka Lebar: Camat Sangatta Utara Dorong Pelayanan Digital Tanpa Sekat
Pisang Kaliorang Bangkit Lagi, Pemerintah Kecamatan Bidik Jalan Pulang ke Pasar Ekspor
Lapangan Tenis Bukit Pelangi Memanas, Turnamen Tenis Bupati Open Cup 2025 Resmi Bergulir
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:22 WITA

Disdukcapil Bontang Ikuti Sosialisasi dan Aktivasi Coretax DJP untuk Persiapan Laporan SPT 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:17 WITA

Disdukcapil Bontang Raih Juara 3 Lomba e-Reporting DWP Kota Bontang

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:20 WITA

Disdukcapil Bontang Raih Juara 1 Perangkat Daerah Terinovatif di Bontang Innovation Award 2025

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:42 WITA

Jalan Poros Kaliorang Dikebut, Akses Terbuka, Ekonomi Mulai Bergerak

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:27 WITA

Kutim Siapkan Produk Transmigrasi untuk Ekspor: Pisang Kalbana dan Sambal Nanas Digaungkan

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:47 WITA

Pisang Kaliorang Bangkit Lagi, Pemerintah Kecamatan Bidik Jalan Pulang ke Pasar Ekspor

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:07 WITA

Lapangan Tenis Bukit Pelangi Memanas, Turnamen Tenis Bupati Open Cup 2025 Resmi Bergulir

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:37 WITA

Dinas Pertanahan Kutim Siapkan Lokasi TPST Sangatta, Realisasi Menunggu Ketersediaan Anggaran

Berita Terbaru