KAAN, Jet Tempur Generasi ke-5 Buatan Turki Bakal Perkuat Langit Indonesia: Harga Fantastis Capai Rp162 Triliun

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 16:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jet tempur KAAN. (Dok. Istimewa)

Jet tempur KAAN. (Dok. Istimewa)

IKNNews.co, Internasional – Dunia pertahanan internasional kembali bergelora usai Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, mengumumkan kesepakatan strategis antara Ankara dan Jakarta: pembelian serta produksi bersama 48 unit pesawat tempur generasi kelima KAAN dengan nilai kontrak mencapai Rp162 triliun.

Kabar ini disampaikan langsung Erdoğan melalui akun media sosial resminya @RTErdogan, Selasa (10/6/2025), yang menyebut kesepakatan tersebut sebagai langkah monumental dalam sejarah industri pertahanan kedua negara.

“Saya ingin berbagi dengan bangsa saya perkembangan yang sangat penting dan positif mengenai pesawat tempur nasional kita, KAAN. Dalam perjanjian yang kami tandatangani dengan sahabat dan saudara kami Indonesia, 48 KAAN akan diproduksi di Turki dan diekspor ke Indonesia,” tulis Erdogan.

Ia menambahkan, proyek ini tak hanya sebatas ekspor, namun juga bentuk kolaborasi nyata. Kemampuan lokal Indonesia akan turut dilibatkan dalam proses produksi, membuka peluang besar bagi transfer teknologi dan peningkatan kapasitas industri pertahanan dalam negeri.

Mengenal KAAN: Jet Tempur Canggih Penantang F-35

KAAN merupakan jet tempur generasi kelima buatan Turkish Aerospace Industries (TUSAŞ), yang dikembangkan untuk menggantikan armada F-16 Turki dan masuk dalam kelas elite pesawat siluman seperti F-35 Lightning II (AS) dan Su-57 (Rusia).

Baca Juga :  The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Beberapa fitur teknis unggulan KAAN antara lain:

Kemampuan Siluman (Stealth): Desain bodi dan lapisan permukaan yang menyerap radar, membuat KAAN sulit dideteksi sistem pertahanan lawan.

Kecepatan dan Jangkauan: KAAN dirancang mampu terbang dengan kecepatan Mach 1,8 dan memiliki radius tempur hingga 1.100 kilometer.

Twin Engine Power: Ditenagai dua mesin yang memungkinkan daya dorong besar dan manuver tinggi di udara.

Avionik Modern: Menggunakan sistem radar AESA (Active Electronically Scanned Array), sensor inframerah, dan kokpit digital full glass berteknologi tinggi.

Multirole Capability: Dapat menjalankan berbagai misi seperti superioritas udara, serangan darat presisi, hingga intelijen dan pengintaian.

Pesawat tersebut diproyeksikan menjadi andalan Turki dalam memperkuat pertahanan udara regional, sekaligus memperluas pengaruh industri alutsista Turki ke kancah global.

Indonesia Jadi Mitra Strategis Produksi KAAN

Erdoğan juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, yang menurutnya memainkan peran kunci dalam terwujudnya kerja sama ini.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada rekan saya yang terhormat, Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang memiliki andil besar dalam penandatanganan kesepakatan tersebut dengan tekad yang nyata,” ucapnya.

Baca Juga :  China's Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Pemerintah Indonesia sendiri belum merilis pernyataan resmi, namun sinyal kerja sama industri pertahanan dengan Turki sudah dibangun dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dalam proyek kendaraan lapis baja dan drone.

Kesepakatan ini tidak hanya membuka jalan bagi peningkatan kualitas alutsista nasional, tetapi juga mendorong kemandirian dan kedaulatan pertahanan Indonesia di masa depan. Dengan pelibatan kemampuan produksi dalam negeri, Indonesia diharapkan mampu menyerap teknologi canggih dan memperkuat posisi strategisnya di kawasan Asia-Pasifik.

Bukan Sekadar Jet, Tapi Simbol Era Baru

Erdoğan menutup pernyataannya dengan harapan besar terhadap masa depan industri pertahanan negaranya dan kerja sama internasional yang makin kuat.

“Saya mendoakan agar semua perusahaan yang telah dan akan terus kita dukung bisa menjadikan industri pertahanan kita semakin kokoh, dan kepada saudara-saudaraku yang berkecimpung di industri pertahanan, saya sampaikan terima kasih,” ungkapnya.

Jet tempur KAAN akan menjadi lebih dari sekadar pesawat. Melainkan merupakan simbol kekuatan, kolaborasi strategis, dan kebangkitan teknologi militer negara berkembang. Dan bagi Indonesia, ini adalah momentum penting menuju kemandirian pertahanan sejati.

Redaksi

Loading

Berita Terkait

AS Serang Pusat Nuklir, saat Iran Lawan Israel: Ini Reaksi Pemimpin Setiap Negara 
Video Serangan Iran ke Haifa Beredar Luas, Kilang Minyak Meledak dan Israel Balas Bombardir Teheran
Pesawat Air India Jatuh Usai Angkut 242 Penumpang, Hanya Satu Orang yang Selamat
13 Negara Lolos ke Piala Dunia 2026, Zona Asia Sumbang Enam Wakil
Empat Jemaah Haji Indonesia Merokok di Kamar Hotel Mekkah, Picu Alarm dan Kepanikan Jemaah Lansia
Langgar Aturan Haji, 269 Ribu Jemaah Ilegal Dicegat Masuk Mekkah: Terancam Denda dan Deportasi
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Juni 2025 - 19:31 WITA

AS Serang Pusat Nuklir, saat Iran Lawan Israel: Ini Reaksi Pemimpin Setiap Negara 

Minggu, 15 Juni 2025 - 16:35 WITA

Video Serangan Iran ke Haifa Beredar Luas, Kilang Minyak Meledak dan Israel Balas Bombardir Teheran

Jumat, 13 Juni 2025 - 19:36 WITA

Pesawat Air India Jatuh Usai Angkut 242 Penumpang, Hanya Satu Orang yang Selamat

Kamis, 12 Juni 2025 - 21:40 WITA

13 Negara Lolos ke Piala Dunia 2026, Zona Asia Sumbang Enam Wakil

Kamis, 12 Juni 2025 - 16:17 WITA

KAAN, Jet Tempur Generasi ke-5 Buatan Turki Bakal Perkuat Langit Indonesia: Harga Fantastis Capai Rp162 Triliun

Senin, 9 Juni 2025 - 19:19 WITA

Empat Jemaah Haji Indonesia Merokok di Kamar Hotel Mekkah, Picu Alarm dan Kepanikan Jemaah Lansia

Selasa, 3 Juni 2025 - 12:42 WITA

Langgar Aturan Haji, 269 Ribu Jemaah Ilegal Dicegat Masuk Mekkah: Terancam Denda dan Deportasi

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WITA

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Berita Terbaru