IKNNews.co, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang menghadirkan rangkaian kegiatan edukatif bagi pelajar selama libur sekolah, mulai 23 Juni hingga 10 Juli 2025. Program ini menyasar anak-anak usia TK B hingga pelajar SMP yang belum lancar membaca, dengan konsep belajar yang menyenangkan dan interaktif.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bontang ini terdiri atas empat program utama, yaitu Donat (Dongeng Anak Bontang), Bintang Baca, RePlay, serta Cinema PusdaBon. Seluruh kegiatan digelar secara gratis dan terbuka bagi pelajar.
“Tujuan kegiatan ini untuk mendorong kemampuan literasi anak-anak Bontang. Kami menemukan masih banyak siswa, bahkan hingga jenjang SMP, yang belum bisa membaca lancar,” ungkap Indra Nopika Jaya, Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bontang, Senin (23/6/2025).
Empat Program Unggulan
Pertama, program Donat atau Dongeng Anak Bontang. Kegiatan ini digelar setiap Senin, Rabu, dan Kamis di ruang multimedia Perpusda, dengan melibatkan pustakawan DPK yang bergiliran membacakan cerita. Kegiatan ini juga menggandeng berbagai mitra eksternal seperti Forum Penulis Bontang, Duta Baca Kota Bontang, BNN, dan Komunitas Kampung Dongeng.
“Kami ingin membangun imajinasi dan kreativitas anak sejak dini melalui dongeng, agar mereka tumbuh dengan kecintaan pada literasi,” terang Indra.
Kedua, program Bintang Baca, yang menyasar siswa SD yang belum lancar membaca. Program ini menghadirkan bimbingan literasi dasar secara bertahap, dengan pendekatan yang menyenangkan dan ramah anak.
Ketiga, program RePlay, akronim dari Read Aloud, Play, and Create yaitu kegiatan membaca nyaring, mendengarkan cerita, bermain sambil berkreasi menggunakan alat bantu seperti lego edukatif dan alat gambar. Anak-anak diajak terlibat aktif, tidak hanya sebagai pendengar tetapi juga sebagai pelaku dalam proses belajar.
“Bukan sekadar membaca. Anak-anak juga diajak untuk bermain dan membuat kreasi dari alat-alat yang kami sediakan, seperti lego dan puzzle edukatif,” katanya saat ditemui, Senin (23/6/2025).
Keempat, Cinema PusdaBon, yaitu program pemutaran film inspiratif dan edukatif. Film ditayangkan dalam dua sesi: pukul 09.00 WITA untuk pelajar SD, dan sesi siang untuk pelajar SMP hingga SMA. Film yang ditampilkan mencakup koleksi digital dan film klasik orisinal milik perpustakaan, yang sebagian besar belum pernah ditonton oleh generasi sekarang.
“Kami ingin menyediakan alternatif wisata edukatif yang menyenangkan. Daripada ke mal atau tempat hiburan berbayar, anak-anak bisa menonton film yang mendidik, nyaman, dan sesuai usia,” jelasnya.
Antisipasi Dampak Gadget Berlebih
Ia juga menyampaikan kekhawatiran terhadap maraknya penggunaan gawai secara berlebihan di kalangan anak-anak, yang dapat menghambat perkembangan kognitif, terutama kemampuan membaca dan menulis. Melalui program ini, DPK Bontang berharap bisa memberikan solusi edukatif yang menyenangkan sekaligus efektif.
“Dengan pendekatan yang lebih menarik dan interaktif, kami ingin mengalihkan perhatian anak-anak dari gadget, dan mengembalikan semangat belajar membaca dan menulis sejak dini,” tutupnya.
Penulis: Nurlinda
Editor: Re
![]()










