IKNNews.co, Kutai Timur — Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mengambil langkah progresif dalam memperkuat ekosistem kreatif daerah melalui penyelenggaraan Youth Digital Skill Program di Gedung Graha Sangatta. Kegiatan ini menghubungkan pelatihan digital dengan pengembangan kreativitas kolektif pemuda Kutim.
Program ini memberikan ruang bagi peserta untuk bereksperimen dengan produksi konten, fotografi, videografi, desain, serta penyusunan pesan kreatif yang menarik bagi masyarakat digital.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menyampaikan bahwa sektor kreatif berbasis teknologi merupakan masa depan yang harus dikuasai pemuda.
Menurutnya, daerah akan semakin kuat jika pemuda berperan sebagai produsen kreativitas, bukan hanya konsumen.
“Kreativitas adalah aset anak muda. Jika digabungkan dengan teknologi digital, hasilnya bukan hanya karya, tetapi peluang ekonomi dan penguatan identitas daerah. Kutim membutuhkan pemuda kreatif untuk menggerakkan masa depan,” tegas Basuki, Rabu (27/11/2025).
Pelatihan berlangsung dengan pendekatan kolaboratif, di mana peserta tidak hanya belajar dari narasumber, tetapi juga saling mengapresiasi karya masing-masing.
Selain meningkatkan keterampilan individu, kegiatan ini dinilai memperluas jejaring kreatif antar pemuda dan kolaborasi lintas minat kreatif diharapkan menjadi awal lahirnya komunitas atau proyek bersama yang mampu memajukan sektor kreatif Kutim.
Basuki menambahkan bahwa dukungan pemerintah akan terus diberikan agar ekosistem kreatif tumbuh di lingkungan pemuda.
“Dispora Kutim ingin memastikan kreativitas anak muda bukan hanya tersimpan, tetapi terlihat, dihargai, dan memiliki dampak positif,” ujarnya.
Dispora Kutim berharap kehadiran Youth Digital Skill Program 2025 mampu menjadi motor penggerak lahirnya talenta kreatif yang berpengaruh dan berdaya saing.(ADV)
![]()










