IKNNews.co, Kutai Timur – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan pembangunan Pasar Teluk Pandan berjalan sesuai jadwal.
Hingga awal November, progres konstruksi telah mencapai 45–50 persen hanya dalam waktu sekitar satu bulan sejak pekerjaan dimulai.
Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadhani, menyampaikan bahwa percepatan ini dilakukan dengan sistem kerja dua shift siang dan malam untuk mengejar tenggat penyelesaian pada minggu ketiga Desember.
Hal ini dilakukan tanpa mengesampingkan faktor keselamatan dan kualitas.
“Kami minta percepatan tetapi kualitas tetap menjadi prioritas serta Bupati Kutim juga menegaskan bahwa pembangunan fasilitas publik tidak boleh asal cepat tanpa memastikan standar teknisnya terpenuhi,” ujar Nora.
Selain memantau pekerjaan fisik, Disperindag juga mulai menyiapkan tahap operasional pasar.
Pendataan pedagang terus dilakukan bersama pemerintah kecamatan agar kios dapat ditempati oleh pelaku usaha lokal yang selama ini berdagang di pinggir jalan.
“Penempatan kios akan menggunakan sistem undian supaya adil dan transparan, pasar harus menjadi ruang yang memberi kesempatan bagi seluruh pedagang lokal,” tambahnya.
Pemerintah daerah berharap kehadiran pasar baru ini menjadi solusi bagi penataan aktivitas ekonomi masyarakat Teluk Pandan.
Selain memperbaiki estetika wilayah, pasar tersebut diproyeksikan dapat menumbuhkan pusat ekonomi baru.
Disperindag memastikan seluruh tahapan tetap dalam pengawasan intensif hingga proyek mencapai 100 persen.
Pemerintah menilai keberadaan pasar rakyat sangat penting sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.
Jika tidak ada kendala teknis, Pasar Teluk Pandan diproyeksikan dapat mulai difungsikan pada awal tahun 2026 setelah melalui tahap finalisasi fasilitas dan pemenuhan standar kebersihan serta keamanan.(ADV)
![]()










