Iknnews.com, Bontang – Bank Sampah (BS) Telihan Recycle tak sekadar mengelola sampah, namun berhasil menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan di Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat. Sejak menjadi mitra binaan PT Badak LNG pada 2021, BS ini telah membuka lapangan kerja dan menciptakan berbagai produk inovatif berbahan limbah aluminium.
Sekretaris BS Telihan Recycle, Andi Umar Khaidir, mengungkapkan bahwa proses peleburan aluminium dilakukan oleh para pemuda setempat. Produk yang dihasilkan beragam, mulai dari ingot (batangan aluminium murni), baling-baling kapal dalam enam ukuran, hingga inovasi terbaru berupa wajan dari limbah aluminium.
“Limbah aluminium ini kita kelola dari tiga sumber. Yang terbesar dari limbah perusahaan, dalam hal ini PT Badak. Kemudian dari rumah tangga yang kami beli melalui tabungan sampah, serta dari bengkel berupa sisa-sisa sparepart motor,” jelasnya saat ditemui Rabu (21/5/2025).
Tak hanya fokus pada ekonomi sirkular, BS Telihan Recycle juga aktif dalam kegiatan sosial. Mereka rutin menggelar pembagian takjil dan bingkisan untuk anak-anak panti asuhan di bulan Ramadan, membantu renovasi musala, hingga menyediakan baju lebaran bagi anak-anak di RT 21.
“Kami juga menjadi jembatan antara masyarakat dan perusahaan, khususnya Badak LNG, dalam permintaan bantuan sosial. Jadi masyarakat merasakan langsung kehadiran Telihan Recycle,” terangnya.
Prestasi Telihan Recycle pun tidak sedikit. Mereka menjadi motor penggerak bagi keberhasilan Kelurahan Gunung Telihan meraih juara pertama Posyantek tingkat nasional, serta turut menyukseskan program Proper Emas PT Badak LNG, sebuah penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup.
“Kita juga turut membantu kelurahan meraih juara pertama Program Kampung Iklim tingkat nasional. Di sini kita berperan sebagai support system bagi kelurahan dan PT Badak LNG,” tutup Umar.
Penulis: Ibel
Editor: Re
![]()










