Bontang Masuk Radar Hilirisasi Migas Nasional, BKPM dan Deloitte Lakukan Kajian Lapangan

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 14:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPM-PTSP Bontang menerima kunjungan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bersama PT Deloitte Indonesia

DPM-PTSP Bontang menerima kunjungan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bersama PT Deloitte Indonesia

IKNNews.co, Bontang – Kota Bontang kembali menjadi perhatian pemerintah pusat setelah dipilih sebagai salah satu lokasi kajian lapangan dalam penyusunan Proposal Bisnis Hilirisasi Investasi Strategis sektor migas tahun 2025. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bersama PT Deloitte Indonesia dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke kantor DPM-PTSP Bontang pada Kamis (13/11/2025).

Kunjungan ini difokuskan untuk menilai kesiapan daerah sebagai bagian dari rantai nilai hilirisasi gas dan minyak bumi.

Kepala DPM-PTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan bahwa pemilihan Bontang sebagai lokasi validasi bukan tanpa alasan. Kota ini memiliki sejarah panjang sebagai daerah industri energi dan petrokimia, didukung oleh infrastruktur strategis seperti pelabuhan, jaringan industri migas, serta ketersediaan kawasan industri.

“Ini momentum besar bagi Bontang. Kami siap menunjukkan potensi wilayah yang dapat mendukung hilirisasi migas nasional,” ujarnya.

Kunjungan BKPM dan Deloitte merupakan bagian dari mandat RPJMN 2025–2029 yang menempatkan sektor hilirisasi migas sebagai prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan target investasi nasional mencapai Rp13.032 triliun dalam lima tahun, pemerintah menitikberatkan pentingnya proyek-proyek hilirisasi yang siap dieksekusi secara cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Porseni Ke-7 HMB Cabang Samarinda Resmi Dibuka Wakil Walikota Bontang, Najirah

Dalam penyusunan proposal bisnis, tim pusat akan melakukan pengumpulan data, analisis infrastruktur, penilaian kelayakan lokasi, serta diskusi teknis dengan stakeholder lokal. Bontang menjadi salah satu kandidat kuat mengingat infrastruktur industri yang telah matang, termasuk integrasi dengan fasilitas energi seperti kilang dan pabrik petrokimia yang sudah beroperasi.

Ia menjelaskan bahwa DPM-PTSP telah menyiapkan seluruh data yang diminta, mulai dari tata ruang, ketersediaan lahan, jaringan logistik, hingga dukungan regulasi daerah.

“Kami ingin memastikan kunjungan ini berjalan efektif dan menghasilkan data yang akurat untuk bahan penyusunan rekomendasi,” katanya.

Selain kunjungan kantor, tim BKPM dan Deloitte juga akan melakukan penilaian lapangan ke sejumlah titik strategis. Peninjauan ini akan melihat langsung potensi konektivitas wilayah, termasuk akses pelabuhan, kesiapan sarana energi, serta peluang untuk integrasi dengan proyek strategis nasional lainnya di sektor kimia dan gas bumi.

Baca Juga :  Ratusan Reklame Rokok Ditertibkan Serentak di 15 Kelurahan Bontang

Kegiatan ini diharapkan memberikan gambaran menyeluruh kepada pemerintah pusat terkait kesiapan wilayah Bontang dalam mengakselerasi pengembangan industri hilirisasi. Bagi daerah, kesempatan ini menjadi momentum memperkuat posisi Bontang sebagai hub hilirisasi migas di Kalimantan Timur, sekaligus membuka peluang investasi besar yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia optimistis hasil kajian ini mempertegas peran penting Bontang dalam peta hilirisasi nasional. Ia menambahkan bahwa DPM-PTSP akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan bahwa potensi yang ada dapat diterjemahkan menjadi peluang investasi konkret.

“Kami berharap kunjungan ini menjadi langkah awal masuknya investasi strategis baru di Bontang,” tutupnya. (Re)

Loading

Berita Terkait

Disdukcapil Bontang Ikuti Sosialisasi dan Aktivasi Coretax DJP untuk Persiapan Laporan SPT 2025
Disdukcapil Bontang Raih Juara 3 Lomba e-Reporting DWP Kota Bontang
Disdukcapil Bontang Raih Juara 1 Perangkat Daerah Terinovatif di Bontang Innovation Award 2025
Jalan Poros Kaliorang Dikebut, Akses Terbuka, Ekonomi Mulai Bergerak
Kutim Siapkan Produk Transmigrasi untuk Ekspor: Pisang Kalbana dan Sambal Nanas Digaungkan
Birokrasi Dibuka Lebar: Camat Sangatta Utara Dorong Pelayanan Digital Tanpa Sekat
Pisang Kaliorang Bangkit Lagi, Pemerintah Kecamatan Bidik Jalan Pulang ke Pasar Ekspor
Lapangan Tenis Bukit Pelangi Memanas, Turnamen Tenis Bupati Open Cup 2025 Resmi Bergulir
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:22 WITA

Disdukcapil Bontang Ikuti Sosialisasi dan Aktivasi Coretax DJP untuk Persiapan Laporan SPT 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:17 WITA

Disdukcapil Bontang Raih Juara 3 Lomba e-Reporting DWP Kota Bontang

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:20 WITA

Disdukcapil Bontang Raih Juara 1 Perangkat Daerah Terinovatif di Bontang Innovation Award 2025

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:42 WITA

Jalan Poros Kaliorang Dikebut, Akses Terbuka, Ekonomi Mulai Bergerak

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:27 WITA

Kutim Siapkan Produk Transmigrasi untuk Ekspor: Pisang Kalbana dan Sambal Nanas Digaungkan

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:47 WITA

Pisang Kaliorang Bangkit Lagi, Pemerintah Kecamatan Bidik Jalan Pulang ke Pasar Ekspor

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:07 WITA

Lapangan Tenis Bukit Pelangi Memanas, Turnamen Tenis Bupati Open Cup 2025 Resmi Bergulir

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:37 WITA

Dinas Pertanahan Kutim Siapkan Lokasi TPST Sangatta, Realisasi Menunggu Ketersediaan Anggaran

Berita Terbaru