IKNNews.co, Bontang – Pemerintah Kota (Pemko) Bontang terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi melalui program Kelurahan Merah Putih yang kini telah memasuki tahap percepatan pembangunan. Kegiatan peningkatan tata kelola koperasi ini resmi dibuka pada Rabu (25/6/2025) di Hotel Tiara Surya, dengan menghadirkan seluruh pengurus dan pengawas koperasi dari seluruh kelurahan se-Kota Bontang.
Perwakilan Wali Kota Bontang, Asdar Ibrahim, yang hadir dalam kegiatan ini, menegaskan bahwa koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah dikukuhkan beberapa waktu lalu berpotensi menjadi koperasi pelopor di Indonesia, bahkan menjadi pilar ekonomi daerah yang mampu bersaing secara global.
“Kalau semua penguatan kelembagaan dijalankan dengan serius, koperasi Merah Putih ini akan menjadi model nasional, bahkan dunia. Kita mulai dari Bontang,” ungkap Asdar dalam sambutannya.
Asdar juga menyinggung peluang besar dalam sektor distribusi bahan pokok. Ia menyebut bahwa saat ini sekitar 80 persen kebutuhan pokok masyarakat Bontang masih disuplai dari luar daerah seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Melalui koperasi, kata dia, terbuka peluang kerja sama antar-daerah untuk memperkuat kemandirian ekonomi lokal.
“Ini kesempatan. Lewat koperasi, kita bisa jalin jejaring antarwilayah. Koperasi bukan hanya alat ekonomi, tapi juga wadah pemberdayaan,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Muhammad Takwin, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari skema nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Koperasi RI, yang terdiri dari tiga tahapan: percepatan pembangunan, tahapan opsional, dan evaluasi.
Menurutnya, kegiatan ini juga didasarkan pada Undang-Undang Nomor 25 tentang Perkoperasian, serta petunjuk pelaksanaan dari Kementerian Koperasi RI Tahun Anggaran 2025 mengenai pembentukan koperasi Kelurahan Merah Putih.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman menyeluruh kepada pengurus dan pengawas koperasi terkait berbagai aspek kelembagaan koperasi, mulai dari pembuatan NPWP dan NIB, hingga penguatan peran dan tanggung jawab struktural dalam koperasi yang profesional dan akuntabel.
“Harapan kita, pembekalan ini bisa menjadi ruang berbagi pengetahuan agar koperasi-koperasi kita tumbuh dengan tata kelola yang baik,” ucap dia.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme dari peserta. Pemerintah berharap koperasi Kelurahan Merah Putih di Bontang dapat menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Penulis: Nurlinda
Editor: Re
![]()










