Fokus Pembangunan 2026: PUPR Kutim Perkuat Jalan, Air Bersih, Drainase dan Irigasi

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 16:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IKNNews.co, Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyusun program pembangunan tahun 2026 dengan fokus pada empat sektor strategis: jalan, air bersih, drainase, dan irigasi. Empat sektor ini dinilai sebagai tulang punggung pembangunan daerah.

Plt Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, menyatakan bahwa keempat sektor tersebut menjadi prioritas karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

“Fokus 2026 itu jelas: jalan, SPAM, drainase, dan irigasi. Semuanya menyangkut kebutuhan dasar warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Bontang Sebut Data Pendidikan Andi Faiz Sah, Permasalahan Hanya Kesalahan Administrasi

Di bidang jalan dan jembatan, PUPR akan menitikberatkan pada peningkatan akses menuju permukiman dan pusat ekonomi. Pemerintah menilai bahwa konektivitas merupakan faktor penting dalam pertumbuhan wilayah dan pengembangan layanan publik.

Sektor air bersih menjadi perhatian lantaran kebutuhan masyarakat terus bertambah. PUPR berencana meningkatkan kapasitas sistem penyediaan air minum melalui pembangunan jaringan baru serta penguatan sistem distribusi.

Drainase juga menjadi prioritas mengingat beberapa kawasan masih mengalami genangan saat musim hujan.

Upaya pemerintah meliputi pembangunan saluran baru, normalisasi saluran lama, serta penataan ulang jalur pembuangan air.

Baca Juga :  Walikota Bontang Basri Rase Sidak Beberapa Proyek, Pengerjaan Box Culvert Ditarget Rampung 5 Oktober

Sementara itu, sektor irigasi dipersiapkan untuk mendukung program pertanian daerah. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur irigasi ditujukan agar lahan pertanian memperoleh suplai air yang stabil sepanjang tahun.

Joni menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. “Infrastruktur itu maraton, bukan sprint. Karena itu programnya harus disusun dengan kesinambungan,” tegasnya.

Dengan fokus pada empat sektor ini, pemerintah berharap pembangunan 2026 mampu memperkuat fondasi pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Kutim.(ADV)

Loading

Berita Terkait

Disdukcapil Bontang Ikuti Sosialisasi dan Aktivasi Coretax DJP untuk Persiapan Laporan SPT 2025
Disdukcapil Bontang Raih Juara 3 Lomba e-Reporting DWP Kota Bontang
Disdukcapil Bontang Raih Juara 1 Perangkat Daerah Terinovatif di Bontang Innovation Award 2025
Jalan Poros Kaliorang Dikebut, Akses Terbuka, Ekonomi Mulai Bergerak
Kutim Siapkan Produk Transmigrasi untuk Ekspor: Pisang Kalbana dan Sambal Nanas Digaungkan
Birokrasi Dibuka Lebar: Camat Sangatta Utara Dorong Pelayanan Digital Tanpa Sekat
Pisang Kaliorang Bangkit Lagi, Pemerintah Kecamatan Bidik Jalan Pulang ke Pasar Ekspor
Lapangan Tenis Bukit Pelangi Memanas, Turnamen Tenis Bupati Open Cup 2025 Resmi Bergulir
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:22 WITA

Disdukcapil Bontang Ikuti Sosialisasi dan Aktivasi Coretax DJP untuk Persiapan Laporan SPT 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:17 WITA

Disdukcapil Bontang Raih Juara 3 Lomba e-Reporting DWP Kota Bontang

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:20 WITA

Disdukcapil Bontang Raih Juara 1 Perangkat Daerah Terinovatif di Bontang Innovation Award 2025

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:42 WITA

Jalan Poros Kaliorang Dikebut, Akses Terbuka, Ekonomi Mulai Bergerak

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:27 WITA

Kutim Siapkan Produk Transmigrasi untuk Ekspor: Pisang Kalbana dan Sambal Nanas Digaungkan

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:47 WITA

Pisang Kaliorang Bangkit Lagi, Pemerintah Kecamatan Bidik Jalan Pulang ke Pasar Ekspor

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:07 WITA

Lapangan Tenis Bukit Pelangi Memanas, Turnamen Tenis Bupati Open Cup 2025 Resmi Bergulir

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:37 WITA

Dinas Pertanahan Kutim Siapkan Lokasi TPST Sangatta, Realisasi Menunggu Ketersediaan Anggaran

Berita Terbaru